Selamat datang di ruang liar ini

Cakdoel

Bukan blog biasa. Di sini kata-kata ditulis tanpa topeng, perasaan ditumpahkan tanpa izin, dan sajak lahir seperti luka — mendadak, perih, jujur.

Sajak

Seperti Asap

"Aku pergi bukan karena kalah,
tapi karena lelah
jadi abu di tanganmu."

Curcol

Hari Brengsek

"Tadi aku beli kopi tapi rasanya seperti air cucian sendal. Hari ini benar-benar ingin mogok jadi manusia."

Cerpen

Pria di Pojok Warung

"Ia selalu memesan kopi hitam tanpa gula. Kata orang, itu pilihan orang yang sudah terlalu kenyang dengan pahit."

Fresh dari kepala

Tulisan Terbaru

Elegi Bagi yang Tidak Pernah Pergi

Ada yang lebih menyakitkan dari perpisahan: tetap bersama tapi sudah tidak saling kenal. Dua tubuh, satu rumah, nol kehadiran. Ini sajak buat kamu yang masih di sana tapi sudah lama hilang.

Baca Selengkapnya

Kenapa Meeting Jam 8 Itu Kejahatan Kemanusiaan

Aku bukan pagi orang. Otakku mulai hidup pukul 10 pagi setelah dua kopi dan satu episode podcast. Tapi bos gue? Dia setan pagi.

Baca Selengkapnya

Warung Kopi Terakhir

Di pojok gang sempit yang bahkan Google Maps pun enggan mampir, ada warung kopi yang tutup setiap malam sebelum kamu sempat menemukannya lagi.

Baca Selengkapnya

Tuhan, Aku Lelah Berdoa dengan Cara yang Benar

Aku berdoa sambil tiduran. Berdoa sambil ngutuk. Berdoa tanpa wudhu karena mulutku terlalu jujur untuk pura-pura suci. Apakah itu masih diterima?

Baca Selengkapnya
Kata yang tidak minta izin

Sudut Sajak

01

Doa Orang Lelah

Tuhan,
hari ini aku tidak minta surga.
Aku hanya minta tidur pulas
tanpa mimpi tentang tagihan.

Aku tidak minta dicintai.
Aku hanya minta tidak disakiti
oleh orang yang pura-pura baik
lalu pergi tanpa pamit.

Aku tidak minta bahagia.
Aku hanya minta satu hari
di mana semuanya
biasa-biasa saja.

— dan itu sudah lebih dari cukup.

#lelah #jujur #doa
02

Perempuan yang Tidak Perlu Kamu Mengerti

Ia bukan perempuan yang menunggu.
Ia yang pergi duluan
sebelum kamu sempat melambaikan tangan.

Ia bukan yang butuh dijelaskan.
Ia yang tahu sendiri
kapan harus tinggal
dan kapan harus hilang.

Kamu boleh tidak mengerti.
Ia tidak butuh
dimengerti —
cukup dihormati.

#perempuan #bebas #kuat
03

Surat untuk Versi Mudaku

Hei, kamu yang dulu takut jadi berbeda —
ternyata berbeda itu
bukan penyakit.
Itu hanya tanda
kamu tidak cukup pengecut
untuk menjadi seragam.

Jangan minta maaf
karena terlalu banyak rasa.
Orang-orang datar itu
iri padamu
tapi tidak tahu
cara mengakuinya.

#muda #berbeda #liar
04

Mantan yang Tidak Aku Rindukan

Aku tidak merindukanmu.
Aku merindukan
versi diriku
yang masih percaya
orang bisa berubah.

Aku tidak merindukanmu.
Aku merindukan
waktu sebelum aku tahu
bahwa kata sayang
bisa dipakai
seperti alat.

Jadi — bukan kamu.
Tidak pernah kamu.

#mantan #lepas #sembuh
Fiksi yang terasa nyata

Cerita Pendek

Dari mulut ke halaman

Curcol Terbaru

28 Okt

Hari Ini Aku Memilih Tidak Produktif

Dan aku baik-baik saja dengan itu. Dunia tidak runtuh. Bumi masih berputar. Tapi aku rebahan dan menonton tiga episode serial sekaligus. Besok baru kerja. Mungkin.

#santai
25 Okt

Orang Introvert di Arisan Keluarga

Lima puluh pertanyaan tentang kapan nikah, kerja di mana, gajinya berapa, dan satu pertanyaan yang paling kubenci: "Sudah punya pacar?" Aku menjawab dengan senyum hampa dan dodat yang kumasukkan ke mulut supaya tidak perlu ngomong.

#introvert
20 Okt

Kenapa Aku Tidak Bisa Menolak Kucing Asing

Seekor kucing oranye duduk di depan warung dan menatapku seperti ia tahu semua rahasiaku. Aku duduk di sampingnya selama dua puluh menit. Tidak bicara. Tidak perlu bicara. Itu percakapan terbaik yang kumiliki minggu ini.

#kucing #introvert
Ini bukan profil LinkedIn

Tentang Cakdoel

Cakdoel adalah nama pena. Nama yang lahir dari kebiasaan nulis tengah malam sambil minum kopi yang sudah dingin.

Di sini tidak ada personal branding. Tidak ada konten yang dioptimasi untuk algoritma. Yang ada hanya tulisan — jujur, mentah, kadang kasar, kadang terlalu puitis untuk orang yang mengklaim tidak romantis.

Kalau kamu nyaman dengan jujur, silakan menetap. Kalau tidak, pintunya tidak dikunci.

47 Tulisan
23 Sajak
8 Cerpen
Jelajahi Tulisan
Menulis bukan terapi.
Menulis adalah cara aku
membuktikan bahwa aku
masih di sini —
meski kadang tidak yakin
kenapa harus di sini.
— Cakdoel
#jujur#liar#kopi #tengahMalam#bebas#sajak #cerpen#curcol